Kamis, 22 Agustus 2013

Dia bilang gue 'TURUN KASTA'

0 komentar
gue tau jalan yang gue pilih ini bakalan jadi kontroversial. #oke, terlalu berlebihan ngomongnya.

yak, seseorang nyebutnya gue turun kasta. dari yang udah punya penghasilan sendiri, tapi sekarang justru memilih kuliah lagi. jadi MAHASISWA (penyenyengan) LAGI!
dan gue, walopun memang pilihan gue ini mengorbankan banyak hal, tapi nggak ada rasa menyesal sedikitpun. iya, beberapa waktu kemaren gue sempet mikir juga... cari kerja susah, tapi gue malah keluar dari kerjaan. cari duit susah, tapi kuliah ini lumayan bikin kantong bolong...

oke... jadi, sekarang harus balik ke niat.

nggak mungkin gue nglepasin kesepatan-kesempatan itu kalo nggak ada tujuannya...
nggak mungkin gue bisa berubah kalo nggak memberanikan diri keluar dari zona aman...

dan sekarang, mau nggak mau harus bikin diri sendiri semangat. iya, memang gue turun kasta, sementara temen2 yang lain udah pada nyaman di posisi mereka. keuangan gue harus mulai dari nol lagi, sementara mereka bisa aja dengan gampangnya dapetin apa yang mereka pengen. gue harus berjuang lagi, sementara yang lain seolah-olah udah ada pegangan, jadi tinggal jalan aja.

di sisi lain, rasanya kayak ada yang beda. nggak peduli gue mengais ceceran ilmu dimana. setidaknya gue berani buat mengambil satu langkah besar yang bakalan merubah cerita hidup gue. dan mereka, entah kapan, gue yakin kalo nantinya mereka juga bakalan mengambil satu langkah besar itu. bagaimanapun caranya dan apapun bentuknya, kita punya jalan yang harus dilalui. kita punya arah yang harus dipilih.

dan rasanya, semangat gue kayak bangkit dari mati. dulu pas masih kerja, hidup gue kayak udah mentok. kayak udah ketemu yang dicari. kayak udah nggak butuh apa-apa lagi. tinggal nikahnya aja yang belom. tapi begitu gue menginjakkan kaki di sini, di kampus mungil ini, rasanya hidup gue jadi panjang sepanjang-panjangnya. gue berani bermimpi dan hidup gue nggak cukup sampai titik ini. suatu hari nanti, semoga diridhoi, semoga dimudahkan, gue pengen study aboard :D
amin ya Tuhan....

yap, sementara mereka masih dengan kenyamanan masing-masing... here, gue fight di bangku panas lagi.. gue terjebak di kampus lagi dengan segala ke-absurd-an-nya ;)

satu hal yang bikin gue ngerasa harus maju dan lebih maju lagi, suatu saat, entah kapan, Tuhan akan mengapresiasi usaha gue. Tuhan akan ngasih apa yang gue butuhin.. semuanya.. Dia yang paling tau baik buruknya gue. Dia yang paling paham sejauh mana gue punya kemauan, sejauh mana gue berjuang.

yang jelas... hidup ini masih terlalu panjang buat kita berhenti disini.

Minggu, 04 Agustus 2013

Ada Cerita

0 komentar
01.06
Sebentar lagi sahur dan gue masih kelap-kelip sendirian di kamar tidur. Dan well, gue putuskan malam ini buat ‘BEGADANG’

Sejujurnya gue lagi kangen sama banyak orang (beberapa dari mereka, katakanlah suatu hal). Gue mengawali malam yang panjang ini dengan sebuah pertanyaan, “yang di surga sana apa kabar ya?”

Mereka bilang, ada sebuah ketidakikhlasan yang tersembunyi dibalik potongan pertanyaan semacam itu. Tapi kalo gue bilang, ini bukan ketidakikhlasan. Ini cuma bagian dari  perasaan kangen yang nggak tersampaikan. Ini cuma sebuah pelampiasan dari suatu ketidakbiasaan. Ini cuma sebuah pelarian dari objek yang biasanya ada, tapi sekarang tidak ada.

Siapa sih dia, yang bahkan dengan istimewanya mengambil sebuah ruang untuk merindukannya? Siapa dia, yang mengambil satu celah untuk gue menuliskan sepatah kata buat dirinya?

Dialah bagian dari perjalanan hidup gue sampai gue ada di posisi sekarang ini.

Masih inget permainan petak umpet? Nah, gue dulu pas kecil suka main itu sama dia.
Masih inget kalo anak kecil olok-olokan sama temennya sampe nangis, terus ngadu sama ibunya? Iya, gue dulu sama dia juga kayak gitu. Tapi udah gitu akur lagi.
Masih inget bikin pistol mainan dari kayu atau pohon pisang? Masih inget bikin tembak-tembakan dari bambu terus pelurunya dari bubur kertas? Masih inget mainan mobil-mobilan dari kulit jeruk bali? Kalo cublak-cublak suweng? Gobak sodor? Lompat tali? Bekel? Dakon? Ah, itu semua mainan gue waktu kecil sama dia... Setidaknya ada jutaan kenangan yang nggak bisa dilupain pas dulu dia masih ada.

Dia yang gue maksud adalah dia yang sudah terlebih dahulu berangkat ke surga :)
Sahabat kecil yang semangatnya mudah tersulut lalu terbakar. Menginspirasi ;)
 

R.I.N Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea