Bukan munafik. Sebenernya pengen juga kayak mereka. Tapi kalo inget harapan-harapan besar ibuk bapak jadi gimanaaa gitu. Mereka pernah pesen sesuatu, nempel banget di hati, “Dek, jangan cuma gara-gara pacaran di usia 20 tahun lalu kamu menyesal ketika nanti kamu temukan orang yang lebih baik di usiamu selanjutnya.”
Sebenernya bukan cuma itu yang jadi point. Ibuk bapak menyampaikan kalimat, “jangan mudah membiarkan orang lain terlalu berharap karena mungkin nanti kamu akan meninggalkannya."
Nah, kemaren ada sahabat bertanya, “tanpa menjalin relationship, mana kita tau orang itu tepat buat kita atau enggak?”
Hmm... aku sempet mikir, iya juga sih. Namanya juga usaha. Tapi ternyata jawaban itu muncul bisa dari mana saja :)
Sebuah tulisan menjelaskan sesuatu padaku, bahwa jodoh itu sudah ditentukan oleh yang Maha Kuasa. Tuhan bisa membolak-balik keadaan, mendekatkan yang jauh dan meluarbiasakan jodoh yang biasa-biasa saja. Usaha nggak cuma dengan berstatus in a relationship. Tuhan maha mendengar bahkan yang nggak bisa didengar makhluk lain. Usaha terbaik adalah menjadikan diri kita sebaik-baiknya manusia dan berdoa agar Tuhan menganugerahkan pada kita seseorang yang kita memiliki hak untuk mendapatkannya. Agree? ^^
Well, mungkin nggak ada manusia yang sempurna. Tapi sempurna merupakan suatu kriteria. Setiap orang mengriteriakan berbeda tentang kata sempurna. So, sempurna bukanlah standar.
Semoga kelak kudapatkan seseorang yang sempurna...
... yang bisa menjadi panutan buat aku dan anak-anakku.
... yang bisa tetap semangat dan menyemangati ketika dia, aku dan anak-anakku dipaksa oleh keadaan untuk terjatuh.
... yang bisa membimbing dirinya, aku dan anak-anakku untuk berbahagia dalam kesulitan. Tetap terlihat bahagia di depan orang lain dan membiarkan kesulitan itu hanya berada di dalam rumah tanpa harus orang lain mengetahuinya.
... yang bisa menjadi bapak idola buat anak-anakku. Memberikan cinta, menumbuhkan mimpi, menjadi sumber inspirasi dan kekuatan dibalik suksesnya anak-anakku nanti.
... yang bisa mendidik anak-anakku dengan kebijaksanaan, bukan suara keras atau tangan yang membuat anak-anakku tumbuh dalam tekanan dan ketakutan.
... yang bisa memastikan dirinya bersama aku mampu hidup dan menghidupi anak-anakku hingga mereka menjadi orang yang juga bisa hidup dan menghidupi :)
... yang di usia senja nanti masih bisa menabur semangat dan kebahagiaan untuk anak cucunya ^^
*kalo dikasi oleh Tuhan wajah yang rupawan, alhamdulillah...
*kalo dikasi oleh Tuhan seorang hartawan, alhamdulillah ^^ (berarti diijinkan untuk lebih lama bersyukur dan bersodaqoh) amiiin :D


__ setiap orang wajib berharap, wajib pula bersyukur __
Finnally, semoga tercapai apa yang menjadi doa kita selama ini, amin :)
Remember: kita boleh punya kriteria, tapi tak menutup kemungkinan bahwa seseorang yang kita kriteriakan juga memiliki kriteria tersendiri.



