Sabtu, 30 November 2013

Yeah, finally my satnite :*

4 komentar
"Belom ada yang ngajakin malem mingguan nih." kata gue semalem di facebook. Yah, sebenernya kode sih buat yang niat ngajakin jalan. Nggak berharap banyak sama pacar. Pacar nggak suka malem mingguan, alesannya 'jalanan macet'. Payah!

"Ayo malem mingguan... ayo malem mingguan." Mendadak whatsapp gue berisik. Temen-temen kampus akhirnya satu visi sama gue. Perjuangkan Malem Minggu Kita!

Dan... deal, kita ketemuan di Ngarsopuro.

Gue berangkat dari kantor lepas maghrib. Jadi ceritanya kemaren itu gue nemenin mbak kunti jaga di kantor PPSDM. Untung dianya anteng. Gue keluar dari kantor dan begitu ngaca, muka gue kayak gorengan. Penuh Minyakkk! Oke, cukup ya acara lembur-lemburan Sabtu ini. Say good bye sama soal-soal ujian buat mahasiswa-mahasiswa tanpa dosa itu. Gue mau LIBURAN dulu! *dengan mata berseri-seri.

Taraa... Gemerlap lampu ngarsopuro....










 


dan termakan promosi -.- (lima ribu rupiah doang sih) tapi aromanya mannnntttaaapppppp!















22.00 WIB, stay @Cafe Tiga Tjeret yang masih rame pengunjung ;)
(asli, konsepnya keren. Gue naksir lampionnya. #mupeng terus nanya sama waitressnya, "Boleh bawa pulang?")











23.00, home :)

Semoga masih ada satnite satnite berikutnya disela-sela pekerjaan yang luar biasa sibuknya :)

Kamis, 22 Agustus 2013

Dia bilang gue 'TURUN KASTA'

0 komentar
gue tau jalan yang gue pilih ini bakalan jadi kontroversial. #oke, terlalu berlebihan ngomongnya.

yak, seseorang nyebutnya gue turun kasta. dari yang udah punya penghasilan sendiri, tapi sekarang justru memilih kuliah lagi. jadi MAHASISWA (penyenyengan) LAGI!
dan gue, walopun memang pilihan gue ini mengorbankan banyak hal, tapi nggak ada rasa menyesal sedikitpun. iya, beberapa waktu kemaren gue sempet mikir juga... cari kerja susah, tapi gue malah keluar dari kerjaan. cari duit susah, tapi kuliah ini lumayan bikin kantong bolong...

oke... jadi, sekarang harus balik ke niat.

nggak mungkin gue nglepasin kesepatan-kesempatan itu kalo nggak ada tujuannya...
nggak mungkin gue bisa berubah kalo nggak memberanikan diri keluar dari zona aman...

dan sekarang, mau nggak mau harus bikin diri sendiri semangat. iya, memang gue turun kasta, sementara temen2 yang lain udah pada nyaman di posisi mereka. keuangan gue harus mulai dari nol lagi, sementara mereka bisa aja dengan gampangnya dapetin apa yang mereka pengen. gue harus berjuang lagi, sementara yang lain seolah-olah udah ada pegangan, jadi tinggal jalan aja.

di sisi lain, rasanya kayak ada yang beda. nggak peduli gue mengais ceceran ilmu dimana. setidaknya gue berani buat mengambil satu langkah besar yang bakalan merubah cerita hidup gue. dan mereka, entah kapan, gue yakin kalo nantinya mereka juga bakalan mengambil satu langkah besar itu. bagaimanapun caranya dan apapun bentuknya, kita punya jalan yang harus dilalui. kita punya arah yang harus dipilih.

dan rasanya, semangat gue kayak bangkit dari mati. dulu pas masih kerja, hidup gue kayak udah mentok. kayak udah ketemu yang dicari. kayak udah nggak butuh apa-apa lagi. tinggal nikahnya aja yang belom. tapi begitu gue menginjakkan kaki di sini, di kampus mungil ini, rasanya hidup gue jadi panjang sepanjang-panjangnya. gue berani bermimpi dan hidup gue nggak cukup sampai titik ini. suatu hari nanti, semoga diridhoi, semoga dimudahkan, gue pengen study aboard :D
amin ya Tuhan....

yap, sementara mereka masih dengan kenyamanan masing-masing... here, gue fight di bangku panas lagi.. gue terjebak di kampus lagi dengan segala ke-absurd-an-nya ;)

satu hal yang bikin gue ngerasa harus maju dan lebih maju lagi, suatu saat, entah kapan, Tuhan akan mengapresiasi usaha gue. Tuhan akan ngasih apa yang gue butuhin.. semuanya.. Dia yang paling tau baik buruknya gue. Dia yang paling paham sejauh mana gue punya kemauan, sejauh mana gue berjuang.

yang jelas... hidup ini masih terlalu panjang buat kita berhenti disini.

Minggu, 04 Agustus 2013

Ada Cerita

0 komentar
01.06
Sebentar lagi sahur dan gue masih kelap-kelip sendirian di kamar tidur. Dan well, gue putuskan malam ini buat ‘BEGADANG’

Sejujurnya gue lagi kangen sama banyak orang (beberapa dari mereka, katakanlah suatu hal). Gue mengawali malam yang panjang ini dengan sebuah pertanyaan, “yang di surga sana apa kabar ya?”

Mereka bilang, ada sebuah ketidakikhlasan yang tersembunyi dibalik potongan pertanyaan semacam itu. Tapi kalo gue bilang, ini bukan ketidakikhlasan. Ini cuma bagian dari  perasaan kangen yang nggak tersampaikan. Ini cuma sebuah pelampiasan dari suatu ketidakbiasaan. Ini cuma sebuah pelarian dari objek yang biasanya ada, tapi sekarang tidak ada.

Siapa sih dia, yang bahkan dengan istimewanya mengambil sebuah ruang untuk merindukannya? Siapa dia, yang mengambil satu celah untuk gue menuliskan sepatah kata buat dirinya?

Dialah bagian dari perjalanan hidup gue sampai gue ada di posisi sekarang ini.

Masih inget permainan petak umpet? Nah, gue dulu pas kecil suka main itu sama dia.
Masih inget kalo anak kecil olok-olokan sama temennya sampe nangis, terus ngadu sama ibunya? Iya, gue dulu sama dia juga kayak gitu. Tapi udah gitu akur lagi.
Masih inget bikin pistol mainan dari kayu atau pohon pisang? Masih inget bikin tembak-tembakan dari bambu terus pelurunya dari bubur kertas? Masih inget mainan mobil-mobilan dari kulit jeruk bali? Kalo cublak-cublak suweng? Gobak sodor? Lompat tali? Bekel? Dakon? Ah, itu semua mainan gue waktu kecil sama dia... Setidaknya ada jutaan kenangan yang nggak bisa dilupain pas dulu dia masih ada.

Dia yang gue maksud adalah dia yang sudah terlebih dahulu berangkat ke surga :)
Sahabat kecil yang semangatnya mudah tersulut lalu terbakar. Menginspirasi ;)

Jumat, 24 Mei 2013

Galau in the dark

1 komentar

Aku boleh jadi berharap banyak sama kamu. Aku bisa dibilang nggak peduli sama masa lalu kamu, kayak kamu nggak pernah peduli sama masa laluku.

Aku bisa dibilang fokus menatap masa depan. Tapi ingatan ini nggak akan pernah hilang. Aku bisa disebut telah larut sama kenormalan ini, sejuta perhatian, perasaan suka, sayang, senang, cinta, dari kamu, dari orang-orang di kehidupanmu, di kehidupanku, di sekitarmu dan di sekelilingku.

Oke, katakan aku telah menikmati semua yang ada. Berjalan ke depan sambil menggenggam erat tanganmu. Tapi... tapi terkadang... tanganku kayak mati rasa dan kepingin berhenti sebentar buat sekedar ngumpulin lagi tenaga yang mendadak hilang. Menata lagi hati yang tiba-tiba terusik oleh ingatan lalu.

Tangan yang aku genggam ini, dulu pernah digenggam sama orang lain.
Mata yang aku kagumi ini, dulu pernah menatap orang lain sedalam-dalamnya perasaan.
Bibir yang sedang membisikkanku kata-kata semangat ini, dulu pernah mengatakan hal yang sama pada orang lain, dengan perasaan yang sama atau mungkin malah justru lebih.
Bait lagu yang kamu nyanyikan ini, dulu pernah menjadi bait yang menceritakan kisah kamu dengan (tentunya) orang lain.
Dan hati yang aku cintai ini, dulu pernah dijaga baik-baik, dirawat baik-baik, ditanami cinta dan dibiarkan tumbuh dengan sangat baik... untuk orang lain.

Aku pernah cemburu melihat kamu memperlakukan masa lalu kamu dengan sangat sempurna.
Dan aku... nggak pernah tau apakah masa lalu kamu akan cemburu melihat kamu memperjuangkan aku dengan cara-cara sederhana, dengan sangat berhati-hati, dengan langkah-langkah semu, demi harapan, cita-cita dan kesempurnaan yang suatu saat nanti akan lebih sempuna dari yang sempurna.
Aku ingin menjadi berbeda, udah, cukup itu aja....

Sabtu, 11 Mei 2013

0 komentar
Horee, akhirnya nonton juga Radio Galau FM :P

Gilak yah, galaunya anak SMA banget. Rasanya gue dulu pas SMA nggak gitu-gitu amat dehh :D
Bagian yang paling gue inget, si Bara ngomong gini, "kenapa yah, cewek tuh baru keliatan cantiknya pas dia udah jadi mantan kita?" haaaaa, galau bos >,<

tapi tapi tapi.....

Gue mah beda. Gue bilang, "kenapa yah, cowok tuh nggak pernah kelitan lebih ganteng walopun udah jadi mantan kita?"

sekin, trimakasih ^^


Kamis, 31 Januari 2013

#4 Quote: dan segalanya :)

5 komentar
bahkan buat sekedar memejamkan mata, melepas lelah, menuruti inginnya tubuh untuk melupakan dunia, rasanya seperti melewatkan sedetik waktu berharga...
masih ingin terjaga,.bersama segalanya :)

ini sulit. dan benar saja.

0 komentar
rumit...
sekarang 'dijalani aja' seolah-olah bukan sebuah solusi.
faktanya, otak masih harus dipaksa bekerja keras.
faktanya, hati masih harus dipaksa menerima ikhlas.
ya, itu memang bagian dari sebuah 'perjalanan'
tapi ternyata hidup bukan hanya sebatas 'perjalanan'...
masih ada 'perjuangan', 'penerimaan', 'penawaran', 'perlawanan' dan 'perdebatan'.

terkadang merasa kalah.
bukan semata-mata kalah dalam artian tersingkir dari medan perang.
bahkan sebelum berperang atau sedang tidak berada dalam sebuah peperangan, bisa jadi kita merasakan kekalahan.
biar orang menyebut pecundang, tapi ini yang dirasakan.
kalah melawan keyakinan diri itu terasa lebih menyakitkan...
apalagi, ketika harus terlibat dalam sebuah kepura-puraan.

hidup ini sederhana.
cara kita menghadapi hidup yang nggak pernah bisa sederhana.
apalagi, kita punya rasa :)
 

R.I.N Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea