Astagfirullah.....
Aku bicara dari hati, pertama untuk diriku sendiri. Selanjutnya (insyaallah) untuk sahabat yang visit page ini. Semoga menjadi manfaat (amin).
Aku nih manusia biasa. Dikaruniai hati untuk merasa sedih, bisa juga sakit hati. Penyebabnya banyaaaaak banget. Misalnya pas gagal, pas keinginan gak kecapai, atau pas dikecewain.
Yah dikecewain.... kepikiran juga satu hal, ternyata konyol. Aku kecewa karena manusia. Menyalahkan dia dia dan dia yang mungkin saja kita sama-sama khilaf. Kenapa tak berusaha minta maaf ataupun memaafkan? Kenapa tak berusaha ikhlas? Tapi aku masih dalam tahap belajar. Bimbing aku ya Rabb.......
Sering kali kesedihan mengalahkan segalanya. Kekecewaan mematikan semangat. Membunuh karakter. Tapi haruskah kita berada diantaranya? Astagfirullah... sesungguhnya kita telah mendustai nikmat-Nya.
“nggak usah sedih kawan, Allah beserta kita”
Allahumma inni a’udzubika minal hammi wal huzni. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan duka cita.
Aku ingat betul ucapan seorang sahabat. “Allah menguji keikhlasan dalam kesendirian, Allah memberi kedewasaan ketika masalah berdatangan, Allah melatih ketegaran dalam kesedihan, Allah memberi kemudahan dan kebahagiaan setelah kesulitan.” Subhanallah....
Belajar dari kehidupan kadang lebih nyata. Ketika seorang sahabat bertanya, “bagaimana cara kita belajar keikhlasan?” aku berani bicara, “keikhlasan itu adanya di hati. Tak seorangpun bisa mengajarimu kecuali dirimu sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana kita yakin bahwa Allah itu ada untuk kita. Yakin bahwa garis yang dibuat Allah itu adil.” Tapi sungguh waktu itu aku belum benar-benar paham tentang keikhlasan. Mungkin aku terlalu berani bicara. Terlalu PeDe kalo orang bilang. Tapi siapa sangka aku bisa belajar dari ucapanku sendiri. :-)
Kawan, yuk kita sama-sama belajar ikhlas. Ikhlas menghadapi kegagalan, ikhlas menghadapi ujian, ikhlas menjalani kehidupan seberat apapun itu, ikhlas karena Allah. Buat apa sedih kalau ternyata ceria lebih menyenangkan. Buat apa menangis kalau ternyata senyum lebih indah dipandang. Life Must Go On....... gaboleh mandeg.
Kata Bondan, “Janganlah kau bersedih, cause everything’s gonna be okey.”
Ok, ingat 5s. Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun (lhoh, slogan PoLteKkes kuiiii.. hehe).

0 komentar:
Posting Komentar