
Kenapa resah?
Kenapa gelisah?
Kenapa malu?
Hey, you are the single person. You are fully yours. Harusnya kamu bangga, sayang. Di usiamu yang muda, kamu masih diberi banyak kesempatan untuk memikirkan masa depan. You are single. Disini ada banyak alasan yang mungkin belum kamu ketahui. Percayalah…
Oke, mungkin Tuhan masih sibuk memilihkan laki-laki yang pantas untukmu. Mungkin memang laki-laki bertebaran di sekelilingmu. Bukan tak mungkin tak ada satupun yang Tuhan kehendaki untuk kau miliki. Kalaupun iya, belum saatnya, sayang :)
Alasan ke-dua. Klasik, kamu terlalu baik untuk mereka. Bukan dari penampilan fisik, bukan. Tapi dari hati. Kenapa mereka tak memilih kamu saja? Padahal kamu baik untuk mereka. Seribu kemungkinan mengatakan, mereka memilih seseorang yang mampu mengimbangi pribadi meraka. Bukan mereka akan merasa kalah seandainya memiliki kamu, tapi mereka akan kesulitan mengimbangi kamu. Nanti, kamu akan mendapatkan seseorang yang sesuai dengan karaktermu, atas pilihan Allah tentunya.
Alasan ke-tiga. Semakin klasik, orang tuamu terlalu sayang kamu. Keridhaan Allah terletak pada keridhaan orang tua. Ketika orang tuamu belum menghendaki kamu untuk memulai sesuatu yang baru, aku yakin Allah pun belum akan memberimu sesuatu itu. Seberapa sering kamu meminta, seberapa besar perjuangan kamu, ketika Allah belum memberi, maka bukan karena Allah tak mau memberi, tapi nanti ketika tiba saatnya kamu akan mendapatkan apa yang pantas untuk kamu dapatkan.
Alasan ke-empat. Allah yang terlalu sayang kamu. Dia ingin kamu menjadi anak yang baik. Dia ingin cintamu utuh. Dia ingin kamu tumbuh dalam kebaikan. Dia memberi kamu kesempatan untuk membahagiakan orang-orang disekitarmu. Dia memberi kamu waktu untuk menjadi dewasa. Dia memberi kamu kesempatan agar nanti pada pasangan hidupmu kamu bisa berkata, “I am fully yours.”
Alasan ke-lima. Lihat teman-temanmu, lihat mereka yang menangis ketika tersakiti, lihat mereka yang membenci ketika dikhianati. Allah tak ingin kamu seperti itu… Allah menghendaki kamu menjadi pribadi yang bersahabat, pribadi yang menghargai persaudaraan, bukan perselisihan.
Alasan ke-enam. Simpel... rasakan betapa banyak cinta-cinta yang datang dari keluarga, sahabat, teman, bahkan orang yang belum kamu kenal sekalipun. Dahsyatnya lebih dari sekedar dicintai seorang kekasih, percayalah :)
The last, Dia akan mengukur seberapa tangguh kamu menghadapi situasi ini. Dia akan menilai seberapa jauh kamu mampu melangkah mempelajari keadaan dan alasan-alasan mengapa kamu ditakdirkan seperti ini. Dia akan memberimu yang terbaik. Bukankah scenario-Nya adalah yang paling sempurna?
Yuk, mari sama-sama berpositif thinking. Insya Allah nggak ngecewain kok ;-)
Cacil:: bukan maksud saya sok pinter ato gimana… niat utama cuma berbagi, selanjutnya ingin memantapkan hati. Semoga bisa diterima :)
Finally, thanks udah menyempatkan diri buat baca note gaje ini. Hhohooo….

0 komentar:
Posting Komentar